Ia mengatakan hal yang sama terjadi dimana bagi umat Allah adalah sebagai Gereja yang melakukan perjanjian kasih dengan Kristus. Pertumbuhan umat yang saling mengasihi, sepadan dalam melayani, akan meningkatkan kesejahteraan pastoral, pertumbuhan iman yang akan semakin berkembang. Kehidupan pelayanan pun akan semakin bersukacita. Bapa Uskup meyakinkan pula bahwa pelayanan sakramental dan pastoral sekaligus akan mengalami peningkatan yang signifikan. Oleh sebab itu stasi St Theodorus dianggap bisa ditingkatkan status nya menjadi sebuah paroki.
Ini merupakan baru langkah awal, dimana diharapkan Pastor Paroki baru bersama dengan seluruh umat St Theodorus dapat lebih bertumbuh dan berkembang bahu membahu meningkatkan pelayanan sakramental maupun pastoral nya. Diatas semuanya diharapkan, pencapaian ini akan membawa kebaikan bagi warga sekitar nya, yakni dalam memancarkan Terang kasih Kristus.
Mata acara kemudian dilanjutkan dengan pengangkatan pengurus dewan paroki yang dibacakan oleh Pastor Yoyo. Setelah upacara pengukuhan acara berlanjut ke Liturgi Ekaristi.
Usai komuni diberikan, rangkaian acara diisi oleh sambutan dari Pst Yoyo selaku Pastor Paroki Pandu, yang dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti dan pemberkatan pataka. Kedua nya dirancang oleh Ibu Sandra Hariadi, anggota komisi liturgi dari keuskupan Bandung.
Setelah misa syukur, acara dilanjutkan dengan ramah tamah. Berbagai makanan tersedia di bawah tenda di lapangan parkir. Malam itu halaman gereja di sulap menjadi food court yang menyajikan berbagai macam hidangan. Semua yang hadir terlihat larut dalam keceriaan bersama. Makanan yang disiapkan sekitar 600 porsi terlihat cepat habis. Seperti biasa makanan favorite, seperti ice cream habis terlebih dahulu.
Dalam wawancara singkat Pst Widyo tidak menyangka akan menjadi pastor paroki, karena sudah masuk masa pensiun, mengingat usia beliau sudah 66 tahun. Tapi rupanya ia masih dipercaya untuk melayani di Paroki baru. Berkah dari ziarah ke Jerusalem ? Hanya Tuhan yang Mahatau.
“Memasuki jaman milenial ini, Gereja juga harus mengalami penyesuaian agar bisa menjangkau banyak jiwa dan tidak tergerus jaman”, demikian ujar Pst Widyo. Ia mengatakan bahwa wajah Allah Yang penuh kasih dan kebaikan wajib ditampilkan dan di komunikasikan sesuai jaman.
Semoga Paroki St Theodorus dapat bertumbuh dengan pesat. Dan seperti harapan bapak Uskup dapat menjadi berkat bagi umat dan masyarakat sekitar. Terima kasih bagi pastor Paroki Pandu dan dewan paroki, yang telah membimbing dan mendewasakan umat di Stasi St Theodorus sehingga siap menjadi paroki.
