SERVUS CAMP 2025

Nge-Camp Bareng, Imannya Nambah, Persahabatannya Nempel!”

Waktunya nge-camp lagi, teman-teman!
Putra Altar dan Putri Sakristi Paroki St. Theodorus kembali dengan agenda tahunan paling ditunggu: Servus Camp 2025!
Tiga hari dua malam (11–13 Juli 2025) yang penuh tawa, peluh, doa, dan tentu saja… kebersamaan yang tak tergantikan.
Lokasinya di Equator Stable – Ciwangun Indah Camp No. 2, tempat yang sejuk, hijau, dan pas banget buat recharge iman dan energi bareng.


Hari Pertama: Awal yang Seru dan Sehat

Jumat pagi, kami berangkat bersama-sama penuh semangat dan canda. Sampai di lokasi, disambut panitia dan OMK St. Theodorus. Peserta diarahkan ke tenda masing-masing lalu mengenal lingkungan sekitar.

Ice breaking jadi pembuka supaya makin akrab.
Dilanjutkan Sesi 1: “Edukasi Kesehatan – Iman & Kesehatan” yang mengingatkan bahwa tubuh kita adalah bait Roh Kudus, jadi harus dijaga.
Kemudian Sesi 1A bersama Kak Tasya: “Kesehatan Gigi”, belajar cara merawat gigi yang benar supaya senyum makin percaya diri.

Malam harinya ditutup doa malam dan refleksi pribadi—suasana hening yang mengajak merenungkan betapa Tuhan mengasihi tubuh kita.


Hari Kedua: Petualangan, Lingkungan, dan Ekaristi

Hari dimulai dengan senam ceria, lalu hiking ke Curug Bubrug. Bukan sekadar jalan-jalan, tapi belajar kekompakan, mengagumi keindahan alam, dan merasakan keajaiban ciptaan Tuhan.

Setelah makan siang, masuk ke Sesi 2: “Sukacita Merawat Bumi” yang membahas krisis lingkungan, gaya hidup ramah bumi, dan langkah kecil yang bisa kita lakukan di rumah.
Berlanjut ke Sesi 3: “Komunikasi & Relasi Keluarga”—pengingat bahwa pelayanan bukan hanya di altar, tapi dimulai dari keluarga.
Menjelang sore, Sesi 4: “Spiritualitas Ekaristi” mengajak menyelami makna Ekaristi lebih dalam, bukan sekadar ritual mingguan, melainkan sumber kekuatan sejati bagi pelayanan.

Sore makin seru dengan games dan dinamika kelompok yang bikin pikiran aktif, badan bergerak, dan hati makin terpaut.


Malam Keakraban: Tertawa, Terharu, Terikat

Inilah puncak keceriaan!
Setiap kelompok menampilkan budaya yang sudah disiapkan—ada yang kocak, ada yang memukau, semua mengundang tepuk tangan meriah.

Acara dilanjutkan dengan “babakaran” di sekitar api unggun, penyalaan lilin harapan, hingga sesi surat-menyurat ala pelayan altar. Tak sedikit yang meneteskan air mata haru, sambil merasakan hangatnya persaudaraan yang terbentuk.


Hari Ketiga: Misa, Sertijab, dan Perpisahan

Hari terakhir diawali dengan perayaan Ekaristi yang dipimpin Pastor Yohanes Sumardi, OSC.
Suasana khusyuk membuat banyak peserta memperbarui niat dan semangat pelayanan.

Usai misa, tibalah momen haru: Serah Terima Jabatan Pendamping.
Pak Kukuh, Pak Suryanto, Bu Meillina, dan Bu Dian mengakhiri masa tugas mereka, lalu tongkat estafet pelayanan diserahkan kepada Pak Dhenny, Ko Billy, Bu Fenny, dan Bu Fransiska Neni.
Pelayanan tidak berhenti—hanya berpindah tangan, tetap dalam semangat kasih dan pengabdian.


Servus Camp 2025 bukan sekadar kegiatan nge-camp. Ini adalah perjalanan iman, pengalaman batin, petualangan fisik, dan latihan kasih dalam pelayanan.
Tawa, lelah, air mata, dan pelukan semuanya menjadi bagian dari kisah besar tentang Tuhan yang hadir nyata di tengah komunitas kecil ini.

Servus Camp itu nagih—sekali ikut, pasti ingin lagi!
Sampai jumpa di camp berikutnya.

Ave Maria!

oleh: Marco Sitanggang

2 Comments

  1. Program yg sangat bagus, bisa diteruskan & dikemas dgn acara-acara yg lbh menarik lg yg berguna utk peningkatan keimanan & akrabnya persaudaraan.

  2. Program yg sangat bagus, bisa diteruskan & dikemas dgn acara-acara yg lbh menarik lg yg berguna utk peningkatan keimanan & akrabnya persaudaraan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *